Kendal  

Dialog Pengembangan Jawa Tengah, Anggota DPD RI Soroti Pembangunan Yang Belum Merata

KENDAL, lintasjateng.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abdul Kholik menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Pengembangan Jawa Tengah bersama awak media yang digelar di salah satu kafe di Kendal, Rabu 14 Desember 2022.

Acara juga menghadirkan narasumber Ketua PWI Kendal, Agus Umar, dengan Moderator Abdul Syukur, Ketua DPC PPP Kendal. Dihadiri pengurus dan anggota PWI Kendal, pengurus DPC PPP Kendal, tokoh agama, serta Forum Pemilih Pemula Kendal.

Ketua DPC PPP Kendal, Abdul Sukur yang menjadi moderator mengatakan, peran wartawan sangat besar, karena informasinya mengedukasi. Diharapkan lebih banyak mengangkat isu-isu yang terkait dengan kearifan lokal serta membangun optimisme dan spirit bagi semua pihak untuk ikut mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Untuk itulah, DPD RI atau senator menggandeng wartawan di Kendal, untuk berdialog, terkait pengembangan daerahnya.

Baca Juga  23 Universitas Ramaikan Stand di Imaken Campus Expo 2023

“Seorang senator atau DPD tidak mungkin akan dikenal tanpa diberitakan oleh wartawan. Jadi senator sangat butuh peran serta dari par wartawan, untuk meliput kegiatannya,” ujarnya.

Abdul Kholik memaparkan, DPD RI muncul setelah adanya reformasi. Setiap provinsi mempunyai empat wakil anggota DPD RI. Anggota DPD RI adalah mewakili satu provinsi.

“Tupoksi kami sebenarnya hampir sama dengan DPR RI, namun tanggungjawab lebih berat DPR RI. Karena DPR RI kewenangannya langsung menyentuh kepada anggaran,” paparnya.

Sebagai anggota DPD RI, Abdul Kholik menyoroti pembangunan di Jawa Tengah. Menurutnya pembangunan Jawa Tengah masih bertumpu dibagian utara.

“Jadi banyak bertumpu diutara. Seolah-olah kalau Jateng itu ya Semarang. Pembangunannya belum merata dan belum seimbang,” terang Abdul Kholik.

Dirinya menegaskan perlu adanya akselerasi pembangunan agar tercipta keseimbangan pembangunan antar kawasan dan mengarah pada kekuatan industri yang berbasis pada potensi asli Jateng, terutama sektor maritim, agro, pertanian dan pariwisata.

Baca Juga  Seorang Warga Pucangrejo Gemuh, Meninggal Tersambar Petir di Linggan Batu Bat

“Kemudian perlu dikembangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi untuk mengakselerasi sekaligus menyeimbangkan antar kawasan. Skemasinya zona utara porosnya Semarang, zona selatan Purwokerto dan zona timur di Solo Raya,” tegas Abdul Kholik.

Sebelumnya Ketua PWI Kendal Agus Umar menyampaikan, dengan digelarnya dialog ini dapat menjadi wadah silaturahmi dan sinergitas antara PWI dengan DPD RI khususnya di Kendal terjalin dengan baik.

“Dialog-dialog seperti ini perlu diadakan, dalam rangka membahas terkait tupoksi dari DPD RI, kemudian berbagai permasalahan dan isu nasional. Karena kita bisa bersilaturahmi, saling bertukar pikiran dan menyamakan tujuan, dalam rangka pengembangan daerah, khususnya Jawa Tengah,” ungkapnya.(Win-02).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81 + = 85