Kendal  

Hati-Hati Melintas Jalur Pantura Kendal, Jalannya Berlubang

LINTASJATENG KENDAL – Intensitas Curah Hujan yang mulai tinggi, membuat jalur Pantura Kendal kini muncul banyak lubang. Jalan berlubang itu semakin bertambah dan mengakibatkan pengendara terperosok di lubang.

Lubang tersebut berada di ruas mulai perbatasan Semarang hingga di Weleri perbatasan dengan Kabupaten Batang.

Ribuan lubang menganga dengan diameter 20 sentimeter – 1 meter dengan kedalaman bervariasi antara lima hingga 20 sentimeter.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sudah ada beberapa lubang yang ditambal aspal oleh Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Namun ketika dilindas truk bermuatan berat, aspal tersebut terkelupas dan terjadi lubang.

Sedangkan untuk jalan yang menggunakan cor beton sepanjang pantura relatif aman.

Baca Juga  Pimpin Sertijab 4 PJU dan 5 Kapolres , Ini Pesan Kapolda Jateng

Bahkan hampir di setiap jembatan terdapat lubang yang dalam, sehingga banyak kendaraan roda dua yang terperosok bisa bengkok velgnya.

Lubang di jembatan yang terparah ada di wilayah Truko. Di sana sudah banyak memakan korban. Sebab selain jalannya berlubang juga bergelombang antara sambungan jalan aspal dan cor beton. Itu pun hampir semua jembatan mulai Brangsong hingga Weleri.

Menurut M Syifa, salah seorang warga Weleri yang tiap hari pulang pergi melewati jalur pantura Kendal, pemerintah daerah melalui dinas terkait harus bisa segera mengatasi munculnya lubang di jalan.

Dirinya juga mengajak kepada pengendara roda dua maupun pengemudi roda empat untuk berhati-hati dan waspada, apalagi pas datang hujan.

Baca Juga  Dijaga Ketat, Pemilihan Kades PAW Manggungsari Berjalan Kondusif

“Kami juga berharap kepada dinas terkait untuk bisa memperbaiki dan menutup lubang yang ada di jalur pantura ini. Sebelum lebih banyak lagi memakan korban,” ujarnya, Sabtu (22/1/2022).

Sementara, salah seorang warga Kelurahan Kebondalem Kecamatan Kendal, Abu Jari yang tinggal di pinggir jalur pantura Kendal tepatnya di sebelah kiri kantor samsat Kendal mengatakan, hampir tiap hari ada kendaraan yang terperosok, sebab lubangnya besar dan dalam.

“Ya hampir tiap hari ada kendaraan yang terperosok dan jatuh saat terperosok lubang. Belum lagi kalau mobil sampai as nya putus. Apalagi pas hujan, lubangnya tidak kelihatan,” ungkapnya. (HS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

25 − = 16