Kendal  

Wakil Bupati Ingatkan Pentingnya Peran Guru IG PAUD Muslimat NU Kendal

KENDAL, lintasjateng.com – Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi berpesan agar para guru pendidik yang tergabung dalam Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU), Ikatan Penyelanggara Pendidikan Muslimat (IPPAUD MNU) dan Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Muslimat NU (IGPAUD MNU) Kabupaten Kendal agar fokus dalam meningkatkan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kendal.

Hal ini disampaikan Benny Karnadi saat menghadiri halal bihalal dengan jajaran guru dan tenaga pendidikan IG PAUD Muslimat NU Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Selasa 15 April 2025.

“Kita mengingatkan kembali bahwa peran IG PAUD sangat penting dalam mendidik anak usia dini. Sehingga kita berharap bahwa anak-anak usia dini bisa mendapatkan pendidikan awal yang baik terutama pendidikan agama agar mereka nantinya menjadi anak-anak yang sholeh,” ujar Wabup Benny.

Baca Juga  Pastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik, Wakapolda Jateng Tinjau Pos Terpadu Alun-Alun Kendal

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal akan berupaya untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru termasuk guru pendidikan non formal yang bernaung di Yayasan Pendidikan Muslimat NU.

“Kita juga berusaha meningkatkan kesejahteraan guru IG PAUD. Kita akan coba evaluasi kembali untuk kegiatan 2025 untuk hal-hal yang penting salah satunya untuk insentif guru PAUD,” tegasnya.

Sementara, Ketua Muslimat NU Kabupaten Kendal, Niken Larasati mengungkapkan, ada sekitar 162 lembaga pendidikan yang bernaung di Muslimat NU Kabupaten Kendal. Dengan jumlah guru dan tenaga pendidik mencapai sekitar 535 orang.

Baca Juga  262 Kades Sah Bertambah Masa Jabatan Dua Tahun

“Prinsipnya di lembaga pendidikan Muslimat NU ini kita punya dasar pendidikan yang wajib dan menjadi prioritas bahwa kita memberikan pembelajaran secara dini sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” tegas Niken yang istri Wakil Bupati Kendal.

Ia meminta keikhlasan dan semangat para tenaga pendidik Muslimat NU agar tetap mengedepankan kinerja yang baik meski ditengah persoalan insentif yang belum diterima mereka hingga saat ini.

“Sejak Januari sampai bulan ini insentif guru non formal belum cair. Karena berkaitan defisit dan kebijakan efisiensi anggaran sehingga kita masih mensinkronkan kebutuhan anggaran. Kepada para guru di Muslimat NU agar lebih ikhlas se-ikhlas-ikhlasnya,. Tapi yang pastinya tetap akan menjadi prioritas,” pungkasnya.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 7 = 16