Kendal  

IKM yang Bersertifikat TKDN 16 Persen, Disperinaker Launching Coaching Clinic

KENDAL, lintasjateng.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal melaunching layanan Coaching Clinic Pendaftaran Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Kendal, serta Bimbingan Jabatan Pencari Kerja, Selasa 5 September 2023.

Kepala Disperinaker, Cicik Sulastri menyampaikan, layanan coaching clinic merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri (P3DN). Serta memperbesar tingkat komponen dalam negeri untuk mewujudkan kemandirian sektor dalam negeri melalui kebijakan lokal.

“Diharapkan nantinya industri dalam negeri semakin berdaya saing di kancah global. Serta mampu terus mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat,” kata Cicik Sulastri.

Cicik menegaskan, sertifikasi TKDN merupakan bukti legalitas sebuah produk yang dapat digunakan para pelaku usaha untuk mengikuti program pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Namun demikian evaluasi yang sudah kami lakukan ternyata capaian dari penggunaan produk dalam negeri dari total belanja modal APBD baru mencapai 35,35 persen,” paparnya.

Sementara berdasarkan program Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), menurutnya Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang terdaftar berjumlah 88 IKM. Namun yang memiliki sertifikat TKDN baru 14 pelaku IKM.

Baca Juga  SMA Negeri 1 Cepiring Jadi Sekolah Ketiga Deklarasikan Sekolah Bersinar

“Jadi prosentasenya baru 16 persen. Untuk itu upaya kami membuka layanan coaching clinic ini harapannya, para pelaku usaha akan meningkat peran sertanya dalam pengadaan barang dan jasa baik yang diselenggarakan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota,” terang Cicik Sulastri.

Selain itu, coaching clinic juga terdapat layanan bimbingan jabatan bagi para pencari kerja. Dengan harapan usai diberikan bimbingan, para pencari kerja siap menghadapi dunia kerja.

“Launching hari ini juga untuk memberikan bekal atau kesiapan dari para pencari kerja dalam memasuki dunia usaha, dunia industri, maupun dunia kerja itu sendiri,” imbuhnya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto melalui Staf Ahli Bupati Suharjo menyampaikan, melalui layanan coaching clinic ini dapat membantu para pelaku Industri dalam proses sertifikasi TKDN dan melaksanakan spesialisasi dan langkah nyata berkaitan dengan sertifikasi TKDN.

Baca Juga  Jadi Partai Pertama Yang Mengajukan Calonnya, PKS Kendal Penuhi 100 Persen Bacalegnya

“Serta meningkatkan belanja Pemerintah Daerah dalam penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri melalui optimalisasi belanja Pemda serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” tandasnya.

Dico juga berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berupaya untuk menggunakan produk-produk dalam negeri pada pengadaan barang, sehingga belanja Pemerintah Daerah dengan mengedepankan produk dalam negeri atau lokal semakin meningkat.

“Kami juga berharap, tim P3DN Kabupaten Kendal agar lebih aktif lagi untuk melaksanakan sosialisasi dan langkah nyata dalam mendukung penggunaan produk dalam negeri,” harap Bupati Kendal.

Bupati juga memberikan apresiasi adanya layanan bimbingan jabatan bagi pencari kerja. Sehingga dapat memberikan informasi mengenai jabatan dan pekerjaan kepada pencari kerja.

“Selain itu bisa memberikan pelayanan kepada pencari kerja mengenai potensi diri dan dunia kerja untuk mengetahui dan memahami gambaran dalam pemilihan bidang pekerjaan dan karir yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki,” tutupnya.(Win)

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − = 17