RAT KONI Kendal Digelar, Apa Saja Yang Dibahas

LINTASJATENG,KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2020, yang dilaksanakan di Gedung Abdi Praja Pemkab Kendal, Sabtu (4/12/2021).

Acara diikuti oleh perwakilan dari 47 cabang olahraga (Cabor) dan empat cabor calon anggota KONI, diantaranya cabor Kickboxing, Aeromodeling, Hapkaido dan Sepatu Roda.

Acara dibuka oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan dalam acara pembukaan dihadiri Wakil Sekretaris I KONI Jawa Tengah Ahmad Ris Ediyanto dan Wakil Sekretaris II Siswo Abadi, serta perwakilan Disporapar Kabupaten Kendal.

Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, yang dalam sambutannya mengatakan, RAT merupakan sarana untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program kerja Koni Kendal 2021, membahas status keanggotaan KONI, serta sebagai sarana menyusun program KONI tahun 2022

Ia berharap RAT bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, untuk masa depan keolahragaan di Kabupaten Kendal.

“Saya minta kepada seluruh peserta RAT bisa menyampaikan usulan-usulan, masukan-masukan, pendapat, dalam rangka mencari solusi terbaik,” harap Subur.

Disampaikan oleh Subur, di anggaran tahun 2022 KONI Kendal memperoleh anggaran sebesar Rp 3 miliar, dari Rp 4 miliar yang diajukan ke Pemerintah Kabupaten Kendal.

Baca Juga  Ratusan Petugas Se Nusakambangan-Cilacap Jalan Santai Membelah Keindahan Pulau Nusakambangan Semarakkan G20

“Tentu dengan dana sebesar itu, apa yang telah menjadi program kerja KONI tidak semuanya bisa terlaksana. Namun, dengan belum adanya kejelasan pelaksanaan Porprov 2022, maka kami akan mengalokasikan dana, untuk pemenuhan sarpras, sesuai yang disampaikan bupati,” ungkapnya.

Subur juga meminta agar Cabor bisa mengikat atletnya, untuk bisa tetap bertahan membela daerah sendiri, dan tidak diambil alih oleh daerah lain.

“Selama ini kami tidak tinggal diam kepada para atlet yang berprestasi, agar bisa bekerja dan mengembangkan potensi di berbagai Dinas dan Perusahaan Daerah di Kabupaten Kendal. Sudah banyak contoh para atlet berprestasi di Kabupaten Kendal yang masuk di Kedinasan dan di Perusahaan Daerah,” terangnya.

“Mari kita bersama-sama berjuang yang terbaik untuk daerah kita, Kabupaten Kendal,” imbuh Subur.

Pelaksanaan RAT KONI 2021 yang dimoderatori Wakil Ketua Bidang Sarpras, Moh Arfani berlangsung dengan lancar.

Pada sesi pertama, moderator rapat meminta persetujuan bersama terkait tata tertib RAT KONI 2021. Selanjutnya dibacakan kegiatan, strategi dan sasaran di tahun 2022.

Diantaranya, Bidang Organisasi, Bidang, Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Program dan Anggaran, Sekretaris Umum, Bendahara umum dan Audit Internal.

“Untuk Bidang Organisasi diantaranya organisasi, kerjasama antar lembaga,  media dan humas dan hukum. Sedangkan di Bidang Pembinaan prestasi, ada pembinaan prestasi atlet, pembinaan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan penataran dan kesehatan,” papar Arfani.

Baca Juga  KONI Kendal Gelar Raker Penyusunan Petunjuk Teknis Penatausahaan Keuangan dan Pengadaan Barang/Jasa

Selanjutnya di Bidang Program dan anggaran, dirinya membacakan beberapa kegitan.

“Yang terakhir kami bacakan program Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan Internal Audit,” ujar Arfani.

Terpisah, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Kendal, Wahyu Widianto  mengatakan, rancangan program kerja KONI Kabupaten Kendal 2022 dimaksudkan, untuk menjadi pedoman dan acuan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan olahraga di Kabupaten Kendal.

“Selain itu sebagai acuan dan pedoman dalam pemusatan latihan daerah, penguatan kelembagaan dan kegiatan-kegiatan pendukung lainnya,” ujarnya.

Ia yang akrab disapa Wiwid tersebut menjelaskan, dalam RAT yang dilaksanakan tiap tahun ini membahas beberapa Agenda. Diantaranya penetapan tata tertib, laporan pengurus tahun 2021 dan terkait program yang telah dilaksanakan.

Selain itu, dalam RAT juga dibahas tentang rancangan program ditahun berikutnya, penerimaan calon anggota baru KONI

“Perpanjangan kepengurusan KONI 2018  – 2022, Kriteria calon Ketum dan pembentukan panitia penjaring  caketum serta panitia musorkab melalui mekanisme rapat pleno pengurus,” pungkas Wiwid. (Mash).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 4 =