Kendal  

Akhirnya Setelah Mengabdi Cukup Lama, 162 Tenaga Kesehatan di Kendal Terima SK Pengangkatan PPPK

KENDAL, lintasjateng.com – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Senin 5 Juni 2023.

SK Pengangkatan diberikan kepada 162 tenaga honorer kesehatan yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian proses seleksi.

Bupati Kendal menyampaikan, penyerahan SK Pengangkatan tersebut sempat molor akibat terlambat ia tandatangani. Pada kesempatan tersebut, Dico menyampaikan, permohonan maaf atas keterlambatan proses penyerahan SK tersebut.

“Harusnya ini bisa diserahkan satu minggu lebih cepat dari sekarang. Namun karena kemarin itu ada tumpukan tanda tangan yang tebel-tebel itu biasanya tidak urgent, makanya saya pinggirin. Nah setelah saya pinggirkan saya lupa kalau tidak ada yang ngingetin saya,” ujar Dico.

Baca Juga  Bupati Hadiri Acara Rakor dan Silaturahmi KONI Kendal 2022

Untuk itu, dirinya juga menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada salah seorang tenaga kesehatan yang telah mengingatkannya melalui akun media sosialnya.

“Saya mendapatkan pesan dari sosmed. Pak ini dari daerah lain sudah diberikan SK, kenapa Kendal belum?, nah saya tanya Pak Wahyu, ternyata sudah ada di meja saya. Makanya saya berterima kasih memberikan apresiasi karena ada yang mengingatkan,” ungkapnya.

Bupati berharap, melalui SK Pengangkatan ini para tenaga kesehatan lebih meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru bagi teman-teman dalam melayani masyarakat,” harap Bupati Kendal.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Wahyu Hidayat mengatakan, sesuai dengan PP Nomor 49 tahun 2018, bahwa mekanisme pengangkatan harus melalui seleksi. Dan saat ini ada 162 tenaga kesehatan yang sebelumnya telah mengabdi di RSUD, Dinas Kesehatan maupun Puskesmas.

Baca Juga  Tingkatkan Daya Tarik Wisata, Pemkab Kendal Gelar Nge-Jetski Bersama Bupati di PIK

“Rata-rata mereka mengabdi ada yang lebih dari 10 tahun, ada yang kurang. Tapi memang aturannya seperti itu, jadi mereka ini sudah mengikuti seleksi dan termasuk yang sudah lolos,” jelas Wahyu Hidayat

Sementara, salah seorang perawat RSUD dr Soewondo Kendal Bambang Utomo mengaku bersyukur setelah selama kurang lebih 17 tahun mengabdi akhirnya diangkat menjadi tenaga PPPK.

“Alhamdulillah sangat senang. Ini yang ditunggu saya dan teman-teman semua. Saya sudah hampir 17 tahun lebih mengabdi di RSUD Soewondo Kendal. Alhamdulillah hari ini diberi kesempatan menjadi ASN walaupun PPPK,” ungkapnya.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 3 = 3