KENDAL, lintasjateng.com – Karnaval yang biasanya selalu menjadi agenda kegiatan rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal, namun di HUT ke-419 tahun 2024 ini ditiadakan.
Tidak adanya pawai karnaval ini sempat menuai protes dan kekecewaan dari para seniman Kendal yang tergabung dalam Dewan Kesenian Kendal (DK2).
Asisten Pemerintahan Setda Kendal, Agus Dwi Lestari, selaku Ketua 1 Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-419 mengatakan ada beberapa alasan yang menyebabkan Pemkab Kendal mengambil keputusan tidak adanya event karnaval pada peringatan Hari Jadi Kendal tahun ini. Diantaranya, karena banyaknya rangkaian kegiatan dan mepetnya waktu.
“Karena mepernya waktu dengan rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI atau 17-an. Kalau ini dilaksanakan di bulan Juli tidak mungkin. Karena waktunya mepet dengan rangkaian kegiatan hari jadi yang lain,” beber Agus Dwi Lestari saat jumpa pers di ruang Abdi Praja Setda Kendal, Kamis 18 Juli 2024.
Selain itu, lanjunya, alasan lainnya karena adanya peebaikan jalan maupun jembatan di beberapa titik di jalan utama Kabupaten Kendal.
“Jadi kalau nanti pelaksanaannya di Kendal tentunya akan menambah kemacetan arus lalu lintas,” ungkapnya.
Namun demikian, Pemkab Kendal tetap akan melibatkan DK2 di beberapa event seperti festival salah satu stasiun TV nasional.
“Jadi nanti siang dan sore akan dimasukkan kesenian Kendal, barongan dan jaran kepang,” tandas Agus Dwi.
Dipaparkan, selain itu event karnaval yang seyogyanya akan melibatkan DK2 ini akan digantikan dengan gelar budaya di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kendal.
“Untuk pelaksanaan dan tempatnya menyesuaikan dengan kecamatan. Jadi tidak serentak, nanti kita koorsinasikan waktunya kapan, dimana nanti akan kita koordinasikan,” paparnya.
Diketahui, peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-419, Pemkab Kendal bakal menggelar beberapa event spektakuler dari Festival SCTV, Pekan Raya Kendal (PRK) yang bertabur artis ternama ibukota dan kegiatan serta hiburan lainnya mulai 20-28 Juli 2024 mendatang.(Anik).