Kendal  

Segera Diberangkatkan, Jamaah Calon Haji Kabupaten Kendal Dilepas Bupati

KENDAL, lintasjateng.com – Sebanyak 886 Jamaah Calon Haji Kabupaten Kendal yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) direncanakan akan berangkat menunaikan Ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, tanggal 27-28 Mei 2024 mendatang.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat Pelepasan Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Jumat 19 Mei 2023, berpesan kepada para jamaah calon haji Kabupaten Kendal untuk dapat menjaga stamina selama melaksanakan ibadah haji.

“Ini tinggal beberapa hari lagi bapak/ibu akan berangkat, saya hanya mengingatkan yang pertama kita harus luruskan niat kita dulu. Yang kedua agar mempersiapkan fisik kta, jangan diforsir, sesuaikan dengan kemampuan fisik yang dimiliki,” pesannya.

Baca Juga  Usai Ditindak Tim Satgas Pangan, Minyakita Langsung Dijual Harga Rp 14.000

Dirinya mendoakan para jamaah calon haji yang dijadwalkan berangkat melalui kloter 13, 14, dan 15, senantiasa diberi kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan rangkaian ibadah haji.

Sekda Kendal, Sugiono selaku Panitia Penyelenggara menyampaikan, ada sejumlah 887 jamaah calon haji yang sudah siap diberangkatkan, namun satu orang terpaksa tidak dapat diberangkatkan karena menderita penyakit gagal ginjal.

“Maka yang sudah siap adalah 886 jamaah calon haji. Kemudian Tim Pemandu Haji Daerah¬†(TPHD) ada 8 orang, dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH)¬†2 orang,” terang Sekda Kendal.

Lebih lanjut disampaikan, untuk tambahan cadangan ada sejumlah 39 orang. Dan ada 9 orang yang baru saja melunasi BPIH pada waktu penambahan pelunasan. Sehingga tidak dapat diberangkatkan melalui kloter 13,14 dan 15.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-11, NasDem Kendal Santuni Anak Yatim dan Warakawuri

“Jadi mereka tidak bisa ikut kloter 13, 14 dan 15. Tapi akan diberangkatkan pada kloter sapu jagat atau kloter terakhir,” bebernya.

Dari seluruh jamaah calon haji yang siap berangkat, jamaah tertua bernama Duki umur 97 tahun dari Kecamatan Patean. Sementara jamaah termuda yakni Zahra umur 19 tahun dari Kecamatan Kaliwungu selatan.

Salah seorang jamaah calon haji, Miftah (55) warga Ngilir Kendal mengatakan dirinya sudah menunggu selama 12 tahun untuk bisa berangkat menunaikan ibadah haji.

“Alhamdulillah setelah 12 tahun penantian akhirnya tahun ini bisa berangkat. Semoga diberi kelancaran dan kesehatan. Pulang menjadi Haji Mabrur,” ungkap Miftah.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

55 + = 63