Daerah  

Gelar Rakorsus Qurban, Lazismu Kendal Optimistis Capai Rp8,5 Miliar

KENDAL, Lingkar – Menyambut Hari Raya Iduladha, Lazismu Kendal menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Qurban di aula dasar Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PDM Kendal, para Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta Ketua Kantor Layanan (KL) se-Kabupaten Kendal.

Manajer Lazismu Kendal, Aofi AN Surya Madani, menyampaikan bahwa target penghimpunan qurban tahun ini sebesar Rp8,5 miliar. Target tersebut meningkat Rp500 juta dibandingkan capaian tahun lalu yang mencapai Rp8 miliar.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, Lazismu Kendal membagi penghimpunan ke dalam tiga program, yakni Qurban Muqoyat, Qurban Tepian Negeri, dan Rendangmu.

“Qurban Muqoyat merupakan qurban yang dihimpun oleh masjid atau musala di Kabupaten Kendal, kemudian disetorkan ke Lazismu dalam bentuk dana dan dikembalikan untuk disembelih di lokasi masing-masing. Qurban Tepian Negeri adalah program penyaluran qurban ke wilayah yang minim pelaksanaan ibadah qurban. Sedangkan Rendangmu merupakan qurban yang diolah menjadi rendang kalengan,” jelasnya.

Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Kendal, Sutiyono, menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan strategi berupa subsidi operasional bagi masjid atau musala yang bersedia menyetorkan dana qurbannya lebih awal.

Baca Juga  Kunjungi Korban Kebakaran di Poncorejo, Bupati Tika Pesan Warga Cek Instalasi Rumah Secara Berkala

Menurutnya, metode tersebut juga telah diterapkan oleh sejumlah lembaga amil zakat untuk meningkatkan penghimpunan dana. Selain itu, langkah ini bertujuan agar seluruh pelaksanaan qurban di Kabupaten Kendal dapat tercatat secara terpusat melalui Lazismu, sesuai arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sehingga lebih amanah, profesional, dan transparan.

“Masjid atau musala yang menyetorkan dana qurban lebih awal akan mendapatkan subsidi operasional sebesar Rp100 ribu. Kami juga berharap ada yang menitipkan hewan qurban untuk program Rendangmu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam, mengapresiasi capaian penghimpunan Lazismu yang telah menembus Rp8 miliar. Ia optimistis target Rp8,5 miliar tahun ini dapat tercapai.

Ikhsan juga melihat peluang besar dari penghimpunan tersebut untuk dikembangkan menjadi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya dalam pengelolaan pengadaan hewan qurban.

“Jika seluruh pengadaan hewan qurban dikelola oleh AUM atau cabang, manfaatnya akan besar. Selain membantu peternak yang ditunjuk, kualitas hewan bisa lebih terjamin dan harga lebih terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Forum Smart City Wujudkan Pelayanan Publik menuju Kendal Cerdas

Ia bahkan membuka peluang untuk menunjuk cabang atau peternakan tertentu sebagai pengelola terpusat pada tahun mendatang, dengan tetap mengedepankan prinsip amanah, transparansi, serta penyediaan hewan qurban yang sehat dan berkualitas.

“Ke depan bisa ditentukan cabang atau peternakan yang siap mengelola. Jika perlu, akan ada instruksi agar pembelian terpusat di sana, tentu dengan standar kualitas yang baik dan harga yang lebih kompetitif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *